Tutorial MikroTik 10 September 2026 7 menit baca

Panduan Setting PPPoE Server di MikroTik RouterOS v6 & v7

PPPoE adalah standar industri terbaik untuk mendistribusikan koneksi internet ke pelanggan. Pelajari cara konfigurasi PPPoE Server di MikroTik secara aman dan optimal.

Metode autentikasi PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) menawarkan keamanan tinggi karena setiap pelanggan memiliki username dan password unik terenkripsi, mencegah penggunaan IP secara ilegal oleh pihak lain di jaringan lokal.

Langkah 1: Membuat IP Pool untuk PPPoE

/ip pool add name=pool-pppoe ranges=192.168.100.2-192.168.100.254

Langkah 2: Menyiapkan PPP Profile

/ppp profile add name=profile-20M local-address=192.168.100.1 remote-address=pool-pppoe dns-server=8.8.8.8,1.1.1.1 rate-limit=20M/20M only-one=yes

Opsi only-one=yes sangat penting untuk memastikan satu akun PPPoE tidak dapat digunakan login bersamaan oleh lebih dari satu router pelanggan.

Langkah 3: Mengaktifkan PPPoE Server

/interface pppoe-server server add service-name=ISP-PPPOE interface=ether2-LAN default-profile=profile-20M authentication=pap,chap,mschap2 one-session-per-host=yes disabled=no

Langkah 4: Manajemen Akun Terpusat dengan NODERA

Setelah PPPoE Server aktif, hubungkan router Anda ke Sistem Billing MikroTik NODERA untuk mengelola pembuatan user secret, perubahan paket bandwidth, dan isolir otomatis tanpa harus membuka Winbox secara manual.

Otomasi Fitur Ini Bersama NODERA

Terapkan sistem ini secara otomatis tanpa konfigurasi manual yang melelahkan menggunakan Software Billing MikroTik & Otomasi PPPoE / Static IP.

Pelajari Solusi Billing MikroTik | Software Billing ISP NODERA