Metode autentikasi PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) menawarkan keamanan tinggi karena setiap pelanggan memiliki username dan password unik terenkripsi, mencegah penggunaan IP secara ilegal oleh pihak lain di jaringan lokal.
Langkah 1: Membuat IP Pool untuk PPPoE
/ip pool add name=pool-pppoe ranges=192.168.100.2-192.168.100.254
Langkah 2: Menyiapkan PPP Profile
/ppp profile add name=profile-20M local-address=192.168.100.1 remote-address=pool-pppoe dns-server=8.8.8.8,1.1.1.1 rate-limit=20M/20M only-one=yes
Opsi only-one=yes sangat penting untuk memastikan satu akun PPPoE tidak dapat digunakan login bersamaan oleh lebih dari satu router pelanggan.
Langkah 3: Mengaktifkan PPPoE Server
/interface pppoe-server server add service-name=ISP-PPPOE interface=ether2-LAN default-profile=profile-20M authentication=pap,chap,mschap2 one-session-per-host=yes disabled=no
Langkah 4: Manajemen Akun Terpusat dengan NODERA
Setelah PPPoE Server aktif, hubungkan router Anda ke Sistem Billing MikroTik NODERA untuk mengelola pembuatan user secret, perubahan paket bandwidth, dan isolir otomatis tanpa harus membuka Winbox secara manual.
Otomasi Fitur Ini Bersama NODERA
Terapkan sistem ini secara otomatis tanpa konfigurasi manual yang melelahkan menggunakan Software Billing MikroTik & Otomasi PPPoE / Static IP.
Pelajari Solusi Billing MikroTik | Software Billing ISP NODERA