Tutorial MikroTik 08 September 2026 6 menit baca

Cara Setting Auto Isolir Pelanggan Jatuh Tempo di MikroTik

Otomasi isolir pelanggan yang menunggak adalah kunci menjaga kedisiplinan pembayaran. Pahami metode firewall redirect dan integrasi billing otomatisnya.

Salah satu beban terbesar teknisi ISP adalah memutus dan menyambungkan kembali koneksi pelanggan yang menunggak tagihan. Melalui sistem auto isolir terprogram, seluruh proses ini berjalan 100% otomatis tanpa campur tangan manusia.

Mekanisme Kerja Auto Isolir

Terdapat dua metode populer untuk melakukan isolir pada MikroTik:

  1. Metode Address-List Firewall NAT: IP pelanggan yang menunggak dimasukkan ke dalam address-list ISOLIR. Firewall NAT kemudian me-redirect semua request browsing HTTP port 80 ke web server landing page pemberitahuan isolir.
  2. Metode Ganti PPP Profile: Billing server mengubah profil PPPoE secret pelanggan menjadi profil isolir yang mengarahkan IP ke subnet khusus tanpa akses internet luar.

Script Firewall NAT Redirect Isolir di MikroTik

/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 src-address-list=ISOLIR action=redirect to-ports=8080 comment="Redirect Isolir Web"
/ip firewall filter add chain=forward src-address-list=ISOLIR protocol=tcp dst-port=443 action=drop comment="Drop HTTPS Isolir"

Otomasi Penuh dengan NODERA

Dengan menggunakan NODERA Software Billing, saat jadwal jatuh tempo tiba (misal tanggal 20 pukul 00:00), server billing otomatis memasukkan pelanggan ke daftar isolir. Begitu pelanggan melakukan pembayaran melalui QRIS atau Virtual Account, sistem dalam hitungan milidetik menghapus user dari daftar isolir dan internet langsung menyala kembali.

Otomasi Fitur Ini Bersama NODERA

Terapkan sistem ini secara otomatis tanpa konfigurasi manual yang melelahkan menggunakan Software Billing MikroTik & Otomasi PPPoE / Static IP.

Pelajari Solusi Billing MikroTik | Software Billing ISP NODERA