Salah satu beban terbesar teknisi ISP adalah memutus dan menyambungkan kembali koneksi pelanggan yang menunggak tagihan. Melalui sistem auto isolir terprogram, seluruh proses ini berjalan 100% otomatis tanpa campur tangan manusia.
Mekanisme Kerja Auto Isolir
Terdapat dua metode populer untuk melakukan isolir pada MikroTik:
- Metode Address-List Firewall NAT: IP pelanggan yang menunggak dimasukkan ke dalam address-list
ISOLIR. Firewall NAT kemudian me-redirect semua request browsing HTTP port 80 ke web server landing page pemberitahuan isolir. - Metode Ganti PPP Profile: Billing server mengubah profil PPPoE secret pelanggan menjadi profil isolir yang mengarahkan IP ke subnet khusus tanpa akses internet luar.
Script Firewall NAT Redirect Isolir di MikroTik
/ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 src-address-list=ISOLIR action=redirect to-ports=8080 comment="Redirect Isolir Web"
/ip firewall filter add chain=forward src-address-list=ISOLIR protocol=tcp dst-port=443 action=drop comment="Drop HTTPS Isolir"
Otomasi Penuh dengan NODERA
Dengan menggunakan NODERA Software Billing, saat jadwal jatuh tempo tiba (misal tanggal 20 pukul 00:00), server billing otomatis memasukkan pelanggan ke daftar isolir. Begitu pelanggan melakukan pembayaran melalui QRIS atau Virtual Account, sistem dalam hitungan milidetik menghapus user dari daftar isolir dan internet langsung menyala kembali.
Otomasi Fitur Ini Bersama NODERA
Terapkan sistem ini secara otomatis tanpa konfigurasi manual yang melelahkan menggunakan Software Billing MikroTik & Otomasi PPPoE / Static IP.
Pelajari Solusi Billing MikroTik | Software Billing ISP NODERA